Minggu, 15 Maret 2009

PEMILU DI DEPAN MATA

Yogyakarta, 15/3 (womenscapucini) – Pemilu legislatif (9/4) sudah di depan mata. Saat dimana masyarakat menentukan pilihan guna pembangunan Indonesia 5 tahun kedepan. Akan tetapi, ditengarai akan ada banyak faktor yang mengganggu keberlangsungan pesta demokrasi tersebut. Salah satunya adalah jumlah parpol yang melimpah dan cara baru dalam menentukan pilihan.
Sosialisasi memang telah dilakukan oleh KPU, akan tetapi efeknya masih belum begitu terasa khususnya bagi masyarakat kecil yang tinggal di pedalaman. Tentu saja hal ini menjadi tanggung jawab besar bagi KPU. Sosialisasi yang telah mereka laksanakan, akankah berbuah manis? Tanggung jawab KPU tidak hanya sampai di sini. Perpu tambahan tentang sah-nya surat suara yang dicontreng lebih dari 1 kali (masih dalam 1 partai dan 1 caleg) yang juga belum juga disahkan oleh pemerintah menjadi beban besar dalam proses pemilu mendatang.
PartaI peserta Pemilu 2009 sebanyak 44 partai, masing-masing partai memiliki banyak calon legislatif, baik untuk kursi DPRD tingkat kabupaten, DPRD tingkat provinsi, dan DPR RI. Selain itu, cara memilih dengan mencoblos yang sudah diganti dengan mencontreng merupakan masalah lain yang sangat kental di masyarakat. Kekhawatiran banyak pihak tentang gagalnya Pemilu 2009 atau bahkan diundurnya Pemilu 2009 menjadi suatu masalah pelik yang tidak bisa dipungkiri keberadaannya.
(AF)

3 komentar:

  1. iya nih..pemilu memnga udah didepan mata.....Tapi gw heran dah sama KPU...kenapa ya...parpol diindonesia itu banyak sekali.....hah...

    BalasHapus
  2. setuju... aku rasa partai2 yang gak berkualitas mending gak usa sok2an ndiriin partai deh... bukan kemajuan demokrasi malah bikin masyarakat bingung ajah...

    BalasHapus